tugas ke-3 "TEORI ORGANISASi"

tugas ke-3 "TEORI ORGANISASi"

dewanti wulandari

2ka22

tugas ke-3

Teori Organisasi Umum 1 #

TEORI ORGANISASI

Manusia adalah mahluk social yang cinderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai sautu tujuan tetapi karena keterbatasan kemampuan menyebabkan mereka tidak mampu mewujudkan tujuan tanpa adanya kerjasama. Hal tersebut yang mendasari manusia untuk hidup dalam berorganisasi.

Beberapa definisi tentang Organisasi:

Menurut ERNEST DALE:

Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubunngan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.

Menurut CYRIL SOFFER:

Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil.

Menurut KAST & ROSENZWEIG:

Organisasi adalah sub system teknik, sub system structural, sub system pshikososial dan sub system manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang-orang berorenteasi pada tujuan.

Definisi UMUM:

“Kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan”

CIRI-CIRI ORGANISASI:

§ Lembaga social yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan.

§ Dikembangkan untuk mencapai tujuan

§ Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun

§ Instrumen social yang mempunyai batasan yang secara relatif dapat diidentifikasi.

Dubawah ini merupakan bagan tentang perkembangan teori organisasi:

1. TEORI ORGANISASI KLASIK

Teori ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas.

Dalam teori ini organisasi digambarkan seperti toet piano dimana masing-masing nada mempunyai spesialisasi (do.. re.. mi.. fa.. so.. la.. si..) dimana apabila tiap nada dirangkai maka akan tercipta lagu yang indah begitu juga dengan organisasi.

Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggab manusia bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin.

Defisi Organisasi menurut Teori Klasik:

Organisasi merupakan struktur hubungan, kekuasaan-kejuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan factor-faktor lain apabila orang bekerja sama.

Teori Organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Empat unsure pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal:

a. Sistem kegiatan yang terkoordinasi

b. Kelompok orang

c. Kerjasama

d. Kekuasaan & Kepemimpinan

Sedangkan menurut penganut teori klasik suatu organisasi tergantung pada empat kondisi pokok: Kekuasaan) Saling melayani) Doktrin) Disiplin)

Sedangkan yang dijadikan tiang dasar penting dalam organisasi formal adalah:

a. Pembagian kerja (untuk koordinasi)

b. Proses Skalar & Fungsional (proses pertumbuhan vertical dan horizontal)

c. Struktur (hubungan antar kegiatan)

d. Rentang kendali (berapa banyak atasan bisa mengendalikan bawahan).

TEORI ADMINISTRASI

Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol, Lyndall Urwick dari Eropa dan James D. Mooney, Allen Reily dari Amerika.

HENRY FAYOL (1841-1925): Seorang industrialis asal Perancis tahun 1916 menulis sebuah buku “Admistration industrtrielle et Generale” diterjemahkan dalam bahasa inggris 1926 dan baru dipublikasikan di amerika 1940.

14 Kaidah manjemen menurut Fayol yang menjadi dasar teori administrasi:

ª Pembagian kerja

ª Wewenang & tanggung jawab

ª Disiplin

ª Kesatuan perintah

ª Kesatuan pengarahan

ª Mendahulukan kepentingan umum

ª Balas jasa

ª Sentralisasi

ª Rantai Skalar

ª Aturan

ª Keadilan

ª Kelanggengan personalia

ª Inisiatif

ª Semangat korps

Fayol membagi kegiatan industri menjadi 6 kelompok:

§ Kegiatan Teknikal (Produksi, Manufaktur, Adaptasi)

§ Kegiatan Komersil (Pembelian, Penjualan, Pertukaran)

§ Kegiatan Financial (penggunaan optimum modal)

§ Kegiatan Keamanan

§ Kegiatan Akuntansi

§ Kegiatan Manajerial atau “FAYOL’s FUNCTIONALISM” yaitu:

a. Perencanaan

b. Pengorganisasian

c. Pemberian perintah

d. Pengkoordinasian

e. Pengawasan

JAMES D. MOONEY & ALLEN REILLY :1931) Menerbitkan sebuah buku “ONWARD INDUSTRY” inti dari pendapat mereka adalah “koordinasi merupakan factor terpenting dalam perencanaan organisasi”. Tiga prinsip yang harus diterapkan dalam sebuah organisasi menurut mereka adalah:

a. Prinsip Koordinasi

b. Prinsip Skalar & Hirarkis

c. Prinsip Fungsional

MANAJEMEN ILMIAH

Dikembangkan tahun 1900 oleh FREDERICK WINSLOW TAYLOR). Definisi Manajemen Ilmiah:

“Penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi” atau “Seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efesiensi kerja”.

F.W. TAYLOR menuangkan ide dalam tiga makalah: “Shop Management”, “The Principle Oif Scientific Management” dan “Testimony before the Special House Comitte”. Dari tiga makalah tersebut lahir sebuah buku “Scientific Management”.

Berkat jasa-jasa yang sampai sekarang konsepnya masih dipergunakan pada praktek manajemen modern maka F.W. TAYLOR dijuluki sebagai “BAPAK MANAJEMEN ILMIAH”.

Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:

a. Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan.

b. Mengadakan seleksi, latihan dan pengembangan karyawan

c. Pengembangan ilmu tentang kerja, seleksi, latihan dan pengembangan secara ilmiah perlu intregasikan.

d. Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah

2. TEORI NEOKLASIK

Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan “Teori Hubungan manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan teori merupakan penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada “pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja”.

HUGO MUNSTERBERG

Salah tokoh neoklasik pencetus “Psikologi Industri”. Hugo menulis sebuah buku “Psychology and Industrial Effeciency” tahun 1913. Buku tersebut merupakan jembatan antara manajemen ilmiah dan neoklasik. Inti dari pandangan Hugo adalah menekankan adanya perbedaan karekteristik individu dalam organisasi dan mengingatkan adannya pengaruh factor social dan budaya terhadap organisasi.

Munculnya teori neoklasik diawali dengan inspirasi percobaan yang dilakukan di Pabrik Howthorne tahun 1924 milik perusahaan Western Elektric di Cicero yang disponsori oleh Lembaga Riset Nasional Amerika. Percobaan yang dilakukan ELTON MAYO seorang riset dari Western Electric menyimpulkan bahwa pentingnya memperhatikan insentif upah dan Kondisi kerja karyawan dipandang sebagai factor penting peningkatan produktifitas.

Dalam pembagian kerja Neoklasik memandang perlunya:

a. Partisipasi

b. Perluasan kerja

c. Manajemen bottom_up

3. TEORI MODERN

Teori ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan dua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori Modern sering disebut dengan teori “Analiasa Sistem” atau “Teori Terbuka” yang memadukan antara teori klasik dan neokalsi. Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsure organisasi sebagai satu kesatuan yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakan system terbuka yang berkaitan dengan lingkunngan dan apabila ingin survivel atau dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.

TEORI MODERN vs TEORI KLASIK

a. Teori Klasik memusatkan pandangan pada analisa dan deskripsi organisasi sedangkan Teori Modern menekankan pada perpaduan & perancangan sehingga terlihat lebih menyeluruh.

b. Teori Klasik membicarakan konsep koordinasi, scalar, dan vertical sedangkan Teori Modern lebih dinamis, sangat komplek, multilevel, multidimensi dan banyak variable yang dipertimbangkan.

Soal :

1. Sebutkan gaya kepemimpinan yang saudara ketahui
2. Sebutkan manfaat dari organisasi informal
3. Sebutkan beberapa jenis bagan struktur organisasi
Jelaskan perbedaan dari Tata Kerja, Sistem Kerja dan Prosedur Kerja


Jawaban :
1.Pada dasarnya di dalam setiap gaya kepemimpinan terdapat 2 unsur utama, yaitu unsur pengarahan (directive behavior) dan unsur bantuan (supporting behavior). Dari dua unsur tersebut gaya kepemimpinan dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu otokrasi (directing), pembinaan (coaching), demokrasi (supporting), dan kendali bebas (delegating

a. Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian
Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.

b.Gaya Kepemimpinan Demokratis / Democratic
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.

c.Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire
Pemimpin jenis ini hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.

2. manfaat organisasi informal adalah :
#. Sebagai pendukung tujuan organisasi
#. Sebagai alat komunikasi tambahan
#. Sebagai alat pemuas kebutuhan sosial
#. Dapat membantu manajer yang kurang mampu



4. Pembagian departemen atau unit pada struktur organisasi dapat dibagi menjadi 3 (tiga) macam :
1. Departementalisasi Menurut Fungsi
Pada pembagian ini orang yang memiliki fungsi yang terikat dikelompokkan menjadi satu. Umum terjadi pada organisasi kecil dengan sumber daya terbatas dengan produksi lini produk yang tidak banyak. Biasanya dibagi dalam bagian keuangan, pemasaran, umum, produksi, dan lain sebagainya.
2. Departementalisasi Menurut Produk / Pasar
Pada jenis departementalisasi ini orang-orang atau sumber daya yang ada dibagi ke dalam departementalisasi menurut fungsi serta dibagi juga ke dalam tiap-tiap lini produk, wilayah geografis, menurut jenis konsumen, dan lain sebagainya.
3. Departementalisasi Organisasi Matrix / Matriks
Bentut organisasi matriks marupakan gabungan dari departementalisasi menurut fungsional dan departementalisasi menurut proyek. Seorang pegawai dapat memiliki dua posisi baik secara fungsi maupun proyek sehingga otomatis akan memiliki dua atasan / komando ganda. Proyek biasanya diadakan secara tidak menentu dan sifatnya tidak tetap.

- Tata kerja
merupakan cara pekerjaan dengan benar dan berhasil guna atau
bias mencapai tingkat efisien yang maksimal.

- Prosedur kerja
merupakan tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui suatu
pekerjaan baik mengenai dari mana asalnya dan mau menuju mana,
kapan pekerjaan tersebut harus diselesaikan maupun alat apa yang
harus digunakan agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan.

- Sistem Kerja
merupakan susunan antara tata kerja dengan prosedur yang menjadi
satu sehingga membentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan
suatu pekerjaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

"Kepemimpinan Islam" tugas ke2

Kepemimpinan Islam
Persoalan adanya reaksi terhadap kepemimpinan umat manusia sebagai khalifah Allah di atas bumi ini, menurut saya merupakan persoalan yang sudah ada semenjak Allah ingin menjadikan anak cucu Adam as. sebagai kalifahNya di bumi ini. Ada dua jenis reaksi yang muncul yang dapat kita lihat berdasarkan petunjuk yang kita dapatkan dalam ayat-ayat Allah. Pertama, bentuk reaksi yang muncul yang diwakili oleh para malaikat. Malaikat sempat protes kepada Allah, karena sangsi akan kemampuan manusia dalam mengemban amanah tersebut. Kedua, adalah reaksi penolakan yang diperlihatkan iblis ketika Allah memerintahkannya untuk sujud kepada Adam as. Ada perbedaan mendasar yang melatarbelakangi ke dua reaksi tersebut. Keraguan malaikat dilatarbelakangi oleh keterbatasan pengetahuannya tentang kemampuan atau kualitas-kualitas yang dimiliki oleh manusia. Baru setelah Adam menjelaskan “nama-nama” kepada malaikat sebagaimana diperintahkan Allah, sadarlah malaikat dan akhirnya menerima sepenuhnya ke khalifahan Adam tanpa keraguan lagi. Kemampuan Adam untuk menjelaskan tentang nama-nama ini menunjukkan kualitas potensi jiwa dan pengetahuan yang dimiliki oleh seorang khalifah yang mewujud secara nyata ke dalam dirinya dalam rangka mengemban tugasnya di bumi ini. Berbeda dengan malaikat, iblis karena sombongnya, merasa bahwa dirinya lebih memilki kualitas dan kemampuan untuk mengemban amanah tersebut. Dibalik itu iblis juga menyembunyikan kedengkiannya kepada Adam, karena Allah meletakkan kekhalifan kepada Adam dan bukan kepada dirinya, padahal selama ini ia telah menunjukkan ketekenunnya bertasbih dan memuji kepada Allah. Iblis akhirnya terus meneguhkan sikap penolakannya, tidak mau bertobat dan bahkan memproklamirkan kebulatan tekadnya untuk menyesatkan manusia. Apa yang ingin saya sampaikan dibalik peristiwa tersebut adalah, bahwa persoalan Khalifah Allah, adalah persoalan yang menjadi kewenangan mutlak Allah. Sosok Khalifah adalah sosok manusia yang dipilih dan ditunjuk oleh Allah, seorang utusan Allah, dengan kualitas-kualitas & kemampuan yang dapat ia buktikan dan ia tunjukkan berkaitan dengan “nama-nama”, sehingga umat manusia dapat menyaksikannya. Penunjukkan Allah kepada Adam as. sebagai khalifah di bumi ini beserta kualitas-kualitas yang merupakan syarat mutlak bagi keberadaan seorang khalifah, sesungguhnya merupakan “benang emas” sebuah ketetapan bagi kelangsungan dan keharusan keberadaan seorang khalifah/imam setelah terhentinya pengutusan Nabi dan Rasul. Ketetapan disini tidak terbatas pada persyaratan kualitas yang harus dimiliki, tetapi lebih dari itu menunjuk kepada jati diri mereka yang memang dipilih dan ditunjuk untuk itu. Ibarat dua sisi pada satu mata uang. Dalam sejarah umat islam, persoalan khalifah/imam ini memunculkan dua keyakinan yang berbeda. Dan karena persoalan inilah sepertinya umat islam sulit untuk bersatu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

EFISIENSI

TUGAS 2

Nama : Dewanti Wulandari

NPm : 12109190

kELas : 2 Ka23

1. EFISIENSI

Seperti telah dibahas pada bab-bab sebelumnya tujuan akhir dari adanya O&M adalah bagaimana tercipta efisiensi yang berarti pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen berjalan lancar sesuai dengan harapan, oleh sebab itu kita perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan efisiensi itu sendiri.

Efisiensi adalah Perbandingan terbaik atau rasionalitas antara hasil yang diperoleh (output) dengan kegiatan yang dilakukan dalam penggunaan sumber-sumber & waktu (input).

Efesiensi merupakan syarat atau ukuran pelaksanaan kerja yang paling tepat sehingga O&M sebagai bantuan teknis dan praktis dalam pelaksanaan fungsi manajemen bisa berjalan lancar yaitu pemaksimalan manfaat sumber-sumber yang dimiliki.

Syarat-syarat tercapainya efesiensi:

© Berhasil guna (efektif)

Kegiatan telah dilaksanakan dengan tepat dalam arti target tercapai sesuai waktu yang ditetapkan tanpa mengabaikan kualitas

© Ekonomis

Dalam usaha pencapaian efektif maka biaya, tenaga kerja, material, peralatan, waktu, ruangan dan lain-lain telah digunakan dengan tepat sesuai dengan perencanaan sehingga tidak terjadi pemborosan, penyelewengan dan korupsi

© Pelaksanaan kerja dapat dipertanggungjawabkan

Untuk membuktikan bahwa dalam pelaksanaan kerja benar-benar di buat se objektif mungkin, mencerminkan fakta sesusungguhnya, dengan membuat report-report sebagai bukti pengeluaran pengeluaran yang telah dilakukan.

© Pembagian kerja yang nyata

Dalam pembagian kerja harus didasarkan pada kemampuan masing-masing individu yaitu benar-benar berdasarkan beban kerja, ukuran kemampuan kerja dan waktu yang tersedia

© Rasionalitas wewenang dan tanggung jawab

Antara wewenang dan tanggung jawab harus terjadi keseimbangan, jangan sampai wewenang lebih besar atau sebaliknya

© Prosedur kerja yang praktis

Untuk menegaskan bahwa O&M merupakan kegiatan praktis, maka target efektif dan ekonomis, pelaksanaan kerja dapat dipertanggungjawabkan serta pelayanan kerja yang memuaskanharuslah merupakan kegiatan-kegiatan operasional yang dapat dilaksanakan dengan lancer dan tidak hanya berhenti sebagai konsep-konsep teoritis di atas kertas saja O&M menunjukan kegiatan ilmiah dan praktis yang urutan tahap demi tahap mencerminkan asal pekerjaan, kemana akan diteruskan dan kapan selesainya.

1. RUANG LINGKUP O&M

Seperti telah dijelaskan pada Bab-1 bahwa fungsi O&M adalah unit staf atau sebagai pelayan bagi manajer & administrasi dalam melaksanakan fungsi manajemennya yaitu membantu secara teknis dan praktis dalam pelaksanaan teori O&M secara tepat.

Kegiatan-kegiatan yang termasuk ruang lingkup atau scope dalam O&M adalah:

ª Anailisis organisasi

ª Komunikasi dalam organisasi

ª Tata kerja, prosedur dan system kerja

ª Pentingnya filling

ª Penyimpanan data & dokumen

ª Formulir

ª Pendayagunaan mesin kantor & peralatan

ª Penyusunan tata ruang & perencanaannya

ª Penulisan laporan

ª Penyusunan buku pedoman kerja

ª Penyusunan Anggaran belanja

ª Analisis kepegawaian

1. Jelaskan Ruang lingkup ORMET !

2. Megapa uang bisa dijadikan sebagai motivasi dalam bekerja ?
3. Apa penyebab timbulnya organisasi informal ?
4. Apa yang dimaksud dengan ‘ Jendela Johari’ ?

~JAWAB~

1. Ruang lingkup Organisasi & Metode adalah menyangkut bidang-bidang khusus dari organisasi dan manajemen yang detail dan luas scopenya.
* Pentingnya filling
* Penyimpanan data & dokumen
* Pendayagunaan mesin kantor & peralatan
* Penyusunan tata ruang & perencanaannya
* Penulisan laporan
* Penyusunan buku pedoman kerja
* Penyusunan Anggaran belanja
* Analisis kepegawaian

* Pentingnya penyederhanaan kerja

* Organisai unit O & M

* Kesimpulan akhir

2. Karena pada umumnya pada masyarakat kebanyakan memerlukan uang untuk memenuhi kelangsungan hidupnya, apalagi semakin majunya zaman kebutuhan ekonomi pun semakin meningkat, untuk memperoleh uang kita harus bekerja keras.

Banyak hal yang dapat kita lakukan dalam mendapatkan uang, salah satunya :

1. bekerja di perkantoran
2. menjadi buruh pabrik
3. security
4. berdagang, dll.

3. Ada banyak alasan kenapa bisa muncul dan berkembang organisasi informal seperti:

* Pada dasarnya individu memiliki kebutuhan untuk mendapat kepuasan dalam berafiliasi dengan orang-orang di lingkungannya
* Jika dalam organisasi formal kebutuhan tersebut kurang dapat dipenuhi, maka ia akan mencari sumber lain untuk memenuhi kebutuhannya. Itulah organisasi informal.
* Munculnya biasanya dikarenakan adanya sekelompok orang yang memiliki kebutuhan yang sama

4. Jendela Johari pada dasarnya menggambarkan tingkat saling pengertian antarorang yang berinteraksi, diperkenalkan oleh Joseph Luth dan Harry Ingram (karenanya disebut Johari). Jendela Johari (Johari Window) adalah konsep komunikasi yang diperkenalkan oleh Joseph Luth dan Harry Ingram (karenanya disebut Johari). Jendela Johari pada dasarnya menggambarkan tingkat saling pengertian antarorang yang berinteraksi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

ARTI PENTING ORGANISASI & METODE

nama:dewanti wulandari

npm: 12109190

kelas :2 KA23

ARTI PENTING ORGANISASI & METODE

Organisasi berfungsi sebagai prasarana atau alat untuk mencapai tujuan.

Istilah Organisasi dapat diartikan sebagai:

WADAH : Sekelompok manusia untuk saling bekerja sama (Statis)

PROSES : Pengelompokan manusia dalam kerjasama yang efesien (bersifat Dinamis) ====è Inilah yang menyebabkan mengapa organisasi selalu bergerak, senantiasa hidup, berkembang dan berubah-ubah

METODE : Tata kerja / cara bagaimana sumber-sumber dan waktu yang tersedia dapat digunakan sehingga proses kegiatan manajemen bisa dilaksanakan sesuai dengan tujuan.

Metode ini diperlukan agar dalam pemanfaatan sumber yang diperlukan bagi terlaksananya kegiatan manajemen tidak terjadi kemacetan dan pemborosan.

ORGANISASI DAN METODE :

Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor-faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen yaitu mencapai tujuan apa yang telah ditetapkan

Dari Pemgertian diatas O & M mengandung maksud:

· Kunci dan Syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya

· Mutlak dalam kegiatan manajemen

· Memanfaatkan segala sumber dan waktu

· Berguna untuk peningkatan efesiensi kerja untuk mencapai tujuan

MANAJEMEN :

Proses dari kegiatan seorang manajer bagaimana mengambil keputusan yang terbaik melalui kerjasama dengan orang lain tanpa mengabaikan sumber-sumber yang tersedia untuk pencapaian tujuan.

Faktor-faktor produksi (SUMBER-SUMBER) YANG DIPERLUKAN:

¨ Manusia atau Tenaga Kerja (Man/Man Power)

¨ Uang atau Biaya (Money)

¨ Bahan-bahan atau Material (Materials)

¨ Mesin dan Peralatan (Mechines & Equipment)

Sumber-sumber diatas menurut George R Terry disebut 6M (the six M’s in management) dengan menambah 2 sumber lagi:

¨Tata kerja (Methods)

¨ Pasar (Market)

O & M sebagai alat Analisis & Survey

Analisis dimaksudkan untuk menyajikan suatu cara pemecahan masalah dan cara pelaksanaan kerja yang praktis dan tepat. Yang melaksanakan hal tersebut disebut Juru Analis O & M. Juru Analis O & M adalah mereka yang tugasnya senantiasa melakukan kegiatan pendekatan terhadap masalah administrative yang dihadapi dengan pemikiran ilmiah, kreatif dan praktis dalam mencari jawaban dari suatu masalah.

Selain berfungsi sebagai kegiatan analisis O & M juga merupakan kegiatan survey, analisis tidak akan mampu dilakukan terlebih dahulu tanpa adanya survey. Tahap-tahap dalam survey.

a. Perencanaan pendekatan terhadap masalah yang dihadapi:

♪ Perumusan tujuan survei

♪ Penentuan ruang lingkup

♪ Penentuan sasaran

♪ Penentuan sampling

♪ Persiapan program

♪ persiapan pelaksanaan

b. Pelaksanaan Survei

♪ Pengumpulan data

♪ Pengumpulan fakta:

♫ Peninjauan langsung

♫ Wawancara

♫ Diskusi

♫ Membagikan survei

♫ Riset

c. Pengolahan

♪ Pembuatan table, penguraian isi, pembaganan, pembandingan

♪ Penemuan masalah, cirri, sebab, alternatif, pilih alternatif

d. Penyajian

♪ Penyerahan laporan

♪ Pemaparan

e. Penerapan

♪ Pembinaan hubungan kontinyu

♪ Penugasan

♪ Penilaian

RUANG LINGKUP O & M

► Analisis Organisasi (Organizational Analysis)

► Komunikasi dalam organisasi (Communication in Organization)

► Tata kerja, Tata aliran, dan sistem (Work methods, procedur & System)

► Pendayagunaan mesin kantor (Office mechine)

► Pentingnya tata ruang kantor & penyusunan perencanaan (Office layout and space planning)

► Kesimpulan akhir (Final Conclusion)

1.Sebutkan 6 (sumber-sumber) manajemen ( The Six M’s Manajement)
2.Mengapa Market dan Methods tidak termasuk dalam sumber-sumber manajemen
3.Apa yang dimaksud dengan Efisien dan Efektif
4.Sebutkan kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam scope O & M

JAWABAN


1. - Manusia atau Tenaga Kerja (Man/Man Power)
- Uang atau Biaya (Money)
- Bahan-bahan atau Material (Materials)

- Mesin dan Peralatan (Mechines & Equipment)
- Tata kerja (Methods)
- Pasar (Market)

2. Dalam kegitan manajemen ke-6 sumber diatas
mutlak diperlukan tetapi dalam sudut pandang O & M,

Methods & Market tidak disebut sebagai sumber.

Metode hanyalah cara yang dipergunakan sedangkan

market adalah wahana untuk memperluas sasaran kegiatan.

3. Efisiensi adalah Perbandingan terbaik atau rasionalitas

antara hasil yang diperoleh (output) dengan kegiatan yang

dilakukan dalam penggunaan sumber-sumber & waktu (input).

Efektif adalah suatu usaha yg telah dilaksanakan dengan tepat dalam arti

target tercapai sesuai waktu yang ditetapkan tanpa mengabaikan kualitas.

4. Kegiatan-kegiatan yang termasuk ruang lingkup atau scope dalam O&M adalah:
-Analisis organisasi
-Komunikasi dalam organisasi
-Tata kerja, prosedur dan system kerja
-Pentingnya filling
-Penyimpanan data & dokumen
-Formulir
-Pendayagunaan mesin kantor & peralatan
-Penyusunan tata ruang & perencanaannya
-Penulisan laporan
-Penyusunan buku pedoman kerja
-Penyusunan Anggaran belanja
-Analisis kepegawaian

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS